PERAN MUSLIMAH BERDAYA MEMBANGUN PERADABAN YANG KOKOH

by | Dec 15, 2025 | Gaya Hidup

Oleh : Lily Kirey (Aktivis Muslimah Bekasi)

Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menghadiri pelantikan DPD Alisa Khadijah Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) 2025–2030 bertema “Bisnis Berbasis Nilai” yang menegaskan dukungan pemerintah bagi penguatan peran muslimah pengusaha. Dukungan serupa disampaikan Ketua Srikandi Pemuda Pancasila, Rohaniah, yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas organisasi untuk memperkuat UMKM, membuka peluang usaha yang diharapkan dapat menjadi motor penguatan ekonomi yang berlandaskan nilai luhur kebangsaan dan meningkatkan daya saing perempuan dengan mengadakan pelatihan kewirausahaan, literasi digital, penguatan akses permodalan hingga pengembangan jejaring bisnis berbasis nilai.

Kaum perempuan menilai program pemberdayaan perempuan adalah jawaban atas kesulitan ekonomi yang mereka derita akibat krisis yang terus berlanjut. Padahal, sejatinya, program-program pemberdayaan ini tidak akan pernah mampu menyelesaikan problem kebodohan dan kemiskinan bangsa.

Permasalahan kaum perempuan masih belum beranjak dari keterpurukan. Seperti kemiskinan, kekerasan, diskriminasi, emansipasi kesetaraan gender dan persoalan lainnya. Ironisnya, masih banyak yang menganggap solusinya adalah perempuan mandiri finansial.

Kaum perempuan terjebak dengan program pemberdayaan perempuan ini yang berpeluang besar menggiring perempuan menjadi pemutar roda industri kapitalisme sekaligus target pasar dengan dalih mengentaskan kemiskinan atau pemulihan ekonomi yang mana kaum perempuan sebagai ibu punya peran prioritas untuk mendidik anak nya dan sebagai pengatur rumah tangga.

Bagaimana Islam Memandang Perempuan

Dalam surat Al Hujurat ayat 13, Allah berfirman “Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui dan Maha m=Mengenal

Kaidah al-ashlu fil mar’ati annahaa ummun wa rabbatul bayti. Wa hiya irdhun an yushona (hukum asal seorang perempuan adalah ibu dan pengatur rumah tangga). Perempuan merupakan kehormatan yang wajib dijaga/

Dalam surat At Taubah ayat 71, Allah berfirman juga “Orang-orang yang beriman, laki-laki dan perempuan sebagian mereka menjadi penolong bagi sebagian yg lain. Mereka menyuruh yang makruf dan mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat.

Mengarahkan pemberdayaan perempuan pada pengoptimalan seluruh peran perempuan sesuai syariat Islam, demi kepentingan perjuangan menegakkan Islam dan untuk mengubah kondisi umat dari keterpurukannya. Bukan untuk seruan kemandirian dan kesetaraan.

Mendorong negara untuk memenuhi kebutuhan pokok tiap-tiap individu rakyat, yaitu sandang, pangan, papan, pendidikan, kesehatan, dan keamanan secara makruf, yang bermakna seluruh kebutuhan tersebut tercukupi sesuai standar hidup masyarakat setempat.

Mengingatkan kaum perempuan bahwa peran muslimah di sektor publik tidak boleh menjadikan mereka mesin penghasil uang atau komoditas ekonomi atas nama pemberdayaan, karena Islam memuliakan perempuan dan menjaganya dari segala sesuatu yang buruk dengan menetapkan rambu-rambu bagi kehidupan khusus dan kehidupan umum.

Sudah saatnya kaum muslimah sadar, bahwa tidak ada satu alasan pun yang membuat kaum muslim harus ikut-ikutan mengadopsi, mempropagandakan bahkan memperjuangkan ide kesetaraan gender yang memunculkan masalah double burden, triple burden dan masalah lainnya.

Cukuplah Islam sebagai panduan umat Islam, karena Islam memiliki pandangan yang unik tentang laki-laki dan perempuan sekaligus memberikan aturan yang rinci bagi keduanya sehingga terjaga kehormatan dan kemuliaan baik laki-laki maupun perempuan

Khatimah
Muslimah memiliki peran yang sangat strategis dalam dunia Islam. Di satu sisi muslimah sebagai bagian keluarga ummun warrabatul bait dan hamba Allah. Di sisi lain muslimah juga sebagai bagian masyarakat, sekaligus bisa melaksanakan aktivitas domestik dan publik secara harmonis. Hingga akhirnya setiap muslimah menjadikan dirinya yang dapat membangun peradaban dunia Islam yang kokoh dan mulia.

Artikel Lainnya

Dec 24 2025

Jaminan Negara Terhadap Layanan Kesehatan

Oleh: Dinda Annisa F Surat Pembaca - Isu jaminan kesehatan kembali mencuat setelah Menkes Budi Gunadi Sadikin mewacanakan agar masyarakat...
Apr 15 2025

Indonesia Gelap, Islam Solusinya

Oleh : Ayin Harlis Lambang garuda dengan latar hitam ramai diunggah di media sosial di bulan Februari. Lembaga pemantau media sosial,...
Feb 10 2025

PPN NAIK, PERUSAHAAN RESAH

Oleh : Kartini Rosmalah (Dosen Ilmu Komunikasi) Rencana pemerintah menaikkan PPN (Pajak Pertambahan Nilai) 12% di awal tahun, kini mulai...
Oct 04 2025

Kisruh Aksi Demo, Bukti Kekecawaan Rakyat

Oleh : Kartini Rosmalah D.K. (Dosen Ilmu Komunikasi, Unisma Bekasi) Akhir Agustus lalu, Indonesia mencekam. Kemarahan rakyat tak...
Sep 05 2025

Reportase MTR Kamila : Mewujudkan Kemerdekaan Hakiki

Indonesia benarkah sudah merdeka? Pertanyaan sederhana dari ustadzah Irta Roshita sebagai narasumber di Majelis Taklim Kamila, Ahad, 24...
Jun 24 2024

Menuntut Ilmu

Apabila kita memperhatikan isi Al-Qur’an dan Al-Hadist, maka terdapatlah beberapa suruhan yang mewajibkan bagi setiap muslim baik...
Aug 19 2024

Miras – Solusi Semu Melepas Penatnya Kehidupan

Artikel ini ditulis oleh : Yova Meiliza (Aktivis Muslimah di Kota Bekasi) Pemuda asal Kota Gorontalo berinisial GB (21 tahun) mendekam di...
Apr 15 2025

Kasus Pagar Laut, Bagaimana Pandangan Islam?

Oleh : Yova Meiliza Keberadaan pagar bambu yang membentang sejauh 30,16 kilometer di wilayah pesisir Tangerang masih menjadi perhatian....
Aug 12 2025

Jalan Umum terbengkalai, Amanah Penguasa Dipertanyakan

Oleh : Estiningsih (Aktivis Muslimah Bekasi) Jalan bukan hanya sekedar sebuah rute lalu lalang orang berkendara atau melintas. Jalan...
Sep 30 2024

Kelahiran Fatimah

Para sejarawan berselisih paham dan tidak sepakat tentang kelahiran putri bungsu Rasulullah SAW, yakni Fatimah al-Zahra. Sebagian...
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments