Jaminan Negara Terhadap Layanan Kesehatan

by | Dec 24, 2025 | Gaya Hidup

Oleh: Dinda Annisa F

Surat Pembaca – Isu jaminan kesehatan kembali mencuat setelah Menkes Budi Gunadi Sadikin mewacanakan agar masyarakat kaya tidak lagi menggunakan BPJS dan diarahkan ke asuransi swasta karena BPJS mengalami defisit di banyak tahun. Kebijakan ini menuai kritik karena bertentangan dengan prinsip BPJS sebagai sistem subsidi silang dan pungutan wajib bagi rakyat.

BPJS dianggap sebagai pungutan zalim karena bersifat memaksa dan membebani rakyat—dibuktikan dengan lebih dari 28 juta peserta menunggak iuran akibat ketidakmampuan membayar. Dalam perspektif Islam, BPJS termasuk model asuransi konvensional yang mengandung gharar, maysir, dan riba, serta dianggap sebagai bentuk lepas tanggung jawab negara dalam menjamin kesehatan.

Negara kapitalis modern memandang kesehatan sebagai komoditas ekonomi, bukan hak dasar rakyat. Akibatnya pelayanan kesehatan bergantung pada mekanisme pasar dan industri asuransi.

Konsep Islam dalam Jaminan Kesehatan
Dalam Islam, negara wajib mengurus seluruh kebutuhan rakyat, termasuk pelayanan kesehatan gratis tanpa pungutan. Negara harus menyediakan fasilitas rumah sakit, obat-obatan, tenaga medis, sanitasi, edukasi kesehatan, serta lingkungan sehat. Sistem kesehatan seperti ini telah terbukti dalam sejarah Islam melalui bimaristan yang memberikan layanan gratis pada masa Rasulullah, Khulafaur Rasyidin, dan Daulah Abbasiyah.

Sumber Pembiayaan dalam Sistem Islam
Pembiayaan layanan kesehatan tidak dibebankan kepada rakyat, tetapi berasal dari:

  • Pengelolaan sumber daya alam milik umum (minyak, gas, tambang, dll.)
  • Fa’i, kharaj, ‘usyur, jizyah
  • Zakat untuk mustahiq sesuai ketentuan
    Karena kekayaan alam adalah milik rakyat dan wajib dikelola negara, hasilnya dapat membiayai layanan publik tanpa komersialisasi sektor kesehatan.

Perbandingan dengan Sistem Kapitalis
Sistem kapitalis menjadikan layanan kesehatan sebagai bisnis, swasta menjadi pemain utama dan negara hanya regulator. BPJS hanyalah bagian dari komodifikasi kesehatan. Selama sistem kapitalisme diterapkan, rakyat akan terus terbebani.

Sementara itu, sistem Islam memandang kesehatan sebagai hak dasar yang harus dijamin dan disediakan negara secara cuma-cuma, adil, dan berkualitas.

Kesimpulan
Solusi hakiki jaminan kesehatan adalah kembali kepada sistem Islam (Khilafah) yang telah terbukti memberikan kesejahteraan dan jaminan pelayanan publik selama berabad-abad. Negara harus meninggalkan kapitalisme dan menegakkan syariah Islam secara kaffah agar seluruh rakyat memperoleh layanan kesehatan yang merata dan berkeadilan. []

Artikel Lainnya

Jul 28 2024

4 Tujuan Utama Pernikahan dalam Islam

Pernikahan dalam pandangan islam bukan hanya bertujuan untuk menghalalkan hubungan seksual, walaupun memang itu menjadi salah satu...
May 13 2025

Nestapa Palestina, Solusinya Bukan Evakuasi dan Gencatan Senjata

Oleh : Ayin Harlis (Aktivis Dakwah) Greg J Stoker, seorang aktivis anti-imperialis mengunggah video yang menunjukkan dugaan jasad warga...
Mar 14 2026

Kebijakan musiman di Bulan Ramadhan, buah dari Sistem Sekularisme

Oleh: Rahmawati Ramadhan, bulan mulia yang selalu dinanti setiap tahunnya kini telah tiba. Banyakkalangan yang menyambut dengan suka cita....
Sep 30 2024

Kabar Gembira untuk Orangtua

Diriwayatkan oleh Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu: أنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: إِذَا مَاتَ...
May 15 2026

Krisis Hunian: Apartemen Bertransformasi Menjadi Hunian Vertikal Bersubsidi

Oleh: Kartini Rosmalah D.K. (Dosen Ilmu Komunikasi) Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman...
Jun 15 2026

Burung Hantu dan Merpati

#puisi oleh: Qiqi Zakiya Kabut awal masehi membawaku besama hening dibalut perihKu kira hari ini paling beratBukan, ku dengar ini akan...
Oct 04 2025

Kisruh Aksi Demo, Bukti Kekecawaan Rakyat

Oleh : Kartini Rosmalah D.K. (Dosen Ilmu Komunikasi, Unisma Bekasi) Akhir Agustus lalu, Indonesia mencekam. Kemarahan rakyat tak...
Feb 10 2025

Ormas Kelola Tambang jadi Peluang atau Ancaman

Oleh : Irta Roshita (Aktivis Muslimah Bekasi) Ormas (Organisasi Masyarakat) keagamaan baru-baru ini ditawarkan mengelola Wilayah Izin...
Nov 14 2025

Perempuan, Berdaya atau Terpedaya?

Oleh : Ayin Harlis (Aktivis Muslimah Bekasi) Pelantikan dan pengukuhan pengurus DPD Alisa Khadijah ICMI Kota Bekasi periode 2025–2030...
Oct 28 2024

Kota Kaya Bukan Pangkal Sejahtera

Oleh: Rayhana Radhwa (Ibu Rumah Tangga tinggal di Kota Bekasi) Masyarakat Kota Bekasi menerima kabar gembira Kota Patriot didapuk dengan...
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments