Perempuan Kehilangan Rasa Aman Dalam Kehidupan Kapitalisme

by | Dec 14, 2024 | Gaya Hidup

Oleh : Irta Roshita (Aktivis Muslimah Bekasi)

Hari ini kaum perempuan kehilangan rasa aman, kehidupan yang sekuler menjadikan kaum perempuan jauh dari rasa aman. Keadaan aman bagi kaum perempuan menjadi langka dan sulit untuk bisa dirasakan

Perempuan yang dikategorikan sebagai kaum yang lemah banyak sekali menerima tindakan kekerasan pelecehan eksploitasi kejahatan dan sebagainya.

Rasa tidak aman pun dirasakan oleh seorang wanita paruh baya yang mengalami rudapaksa oleh tetangganya sendiri di Kayuringin Bekasi Selatan. Belum lagi yang dialami seorang wanita di Cikarang Barat seorang penjual minuman di perkosa oleh tiga laki-laki tidak dikenal. Kejadian lain pula terjadi ketika seorang wanita menolak cintanya dari seorang laki-laki, wanita tersebut dibunuh kemudian dimutilasi krn Sakit hati, belum lagi kisah anak usia 12 tahun di Binjai , Sumatra utara yang diperkosa oleh ayahnya sendiri hingga hamil, alih-alih bukannya dilindungi malah diusir oleh warga.

Telah terjadi pula , penyanderaan terhadap anak usia 7 th oleh ayahnya sendiri, kejadian terjadi di wilayah Pejaten Village Jakarta Selatan. Ayahnya sempat menodong senjata tajam kepada si korban. Kendati demikian korban dalam keadaan selamat tidak mengalami luka apapun setelah 15 menit bernegosiasi dengan pihak polisi.

Krisis Keamanan
Fakta dan kondisi di atas menggambarkan kaum perempuan mengalami krisis keamanan di sisi lain kaum perempuan bebas bertingkah laku yang jauh dari syariat . Kebebasan yang mudah diakses oleh pribadi membuka lebar liberalisasi dan celah syahwat. Maraknya pemerkosaan
Tidaklah mengherankan karena rusaknya dan bejatnya moral saat ini.

Sisi lain kaum perempuan yang melakukan kajian untuk meningkatkan ketakwaan justru dibubarkan mereka didiskriminasi dan diskriminalisasi pesertanya diberikan pemahaman moderasi agar sesuai dgn pandangan liberal dan sekuler.

Pandangan masyarakat khususnya kaum perempuan yang memosisikan kaum perempuan sebagai pengungkit penggerak komoditas ekonomi. Hal ini semakin memperpanjang deretnya masalah kesenjangan antara laki-laki dan perempuan yang seharusnya laki-laki sebagai pencari nafkah .

Ditambah lagi semakin jauhnya profil keluarga Soleh yang akan menjadikan aqidah sebagai basis disertai keterkaitan kepada hukum syara diantara anggota keluarga. Lembaga pendidikan yang diharapkan bisa menghasilkan generasi yang memiliki akhlak mulia dan kepribadian Islam sulit untuk bisa diwujudkan.

Tidak Berjalanya Fungsi Hukum
Kondisi diats adalah gambaran kehidupan yang dialami , seharusnya kaum perempuan bisa merasakan keamanan namun kondisi saat ini sulit untuk bisa diraih rasa aman, hukum yang seharusnya bisa secara tegas memberikan penyelesaian secara tuntas namun mandul tidak bisa berfungsi dengan benar.

Sekulerisme yang jauhnya manusia dari agama karena memisahkan agama dari kehidupan alhasil mencampakkan hukum Allah dan membuat hukum berdasarkan aturan pemikiran manusia dalam memutuskan Setiap perkara. Aturan pemikiran manusia yang berasal dari pemikiran manusia yang terbatas mengakibatkan aturan yang dihasilkan lemah dan cacat, menjadikan hukum mandul atas suatu perkara atau persoalan.

Bukan itu saja aparat hukum yang bermasalah sering terlibat dalam tindakan kejahatan. Seperti terlibat dalam kasus narkoba dan korupsi. Kekuasaan oligarki menjadikan hukum berpihak kepada pemilik hukum tajam ke bawah dan tumpul ke atas

Tidak adanya materi hukum dan sanksi hukum yang lengkap sehingga mengakibatkan terjadinya pandangan yang salah termasuk tidak lengkapnya aturan interaksi antara laki-laki dan perempuan dan juga batasan aurat wanita. Sama halnya dalam undang-undang TPKS yang menyatakan seksual consent seolah-olah Suka Sama Suka Dan perzinahan itu menjadi boleh. Hal ini menyuburkan perzinahan.

Sanksi hukum yang tidak memberikan Efek Jera menjadikan semakin banyaknya pelaku kejahatan terutama bagi kaum perempuan.

Pandangan Islam
Islam memiliki penyelesaian yang tuntas dalam maslah ini yang bersumber dari alquran dn sunnah yang menjadi panutan agar terwujud ketaatan kepda Allah SWT .

Dalam pandangan islam keamanan adalah kebutuhan yg paling utama bagi masyarakat dan dijamin oleh negara. Terwujudnya rasa aman ketika adanya ketaatan individu dalam masyarakat sehingga tidak adanya ancaman terhadap jiwa, psikis, fisik, harta dan kehormatan. Negara berkewajiban mengukuhkan iman dan ketaqwaan masyarakt sebagai langkah preventif meniadakan kriminalitas.

Perlu adanya kontrol masyarakat untuk saling beramal ma’ruf nahi munkar , ketiadaan kontrol masyarakat akan semakin maraknya kejahatan masyarakat karena lepas tanggung jawabnya masyarakat dalam hal ini. Dengan berjakanya kontrol masyarakat akan mudah mendeteksi kejahatan segini mngkin . Maraknya kejahatan ini pun sebagai wujud masyarakat yang sekuler, kapitalis dn individualistis.

Perlu adanya peranan negara untuk menyelesaikan semua permasalahan secara tuntas, seperti pergaulan bebas, negara harus menutup semua celah pergaulan bebas termasuk mengontrol sosial media terhadap pornografi yang mudah diakses

Negara harus menjamin pangan sandang dan papan setiap individu. Oleh karena itu negara harus menyiapkan lapangan pekerjaan, laki-laki wajib mencari nafkah untuk keluarganya tidak ada peluang untuk kaum perempuan sebagai pencari nafkah.Tidak dipungkiri ketika perempuan keluar rumah mencari nafkah menjadikan hilangnya rasa aman bagi kaum perempuan. Faktor rendahnya pendidikan masyarakat mengarahkan kepada kebodohan dan kebodohan mendekatkan diri kepada kekufuran/kemaksiatan .

Dalam sistem Islam akan menghasilkan seorang pemimpin yang bersih
Tidak ada celah untuk melakukan hal kemaksiatan. Dalam sistem peradilan Islam pun tidak akan ada peradilan hukum dan peradilan sipil karena semua hukum yang diterapkan adalah syariat Islam. Islam menjadikan hukum sebagai jawabir dan jawazir, yakni membuat Jera di dunia dan sebagai penebus dosa di akhirat

Semua ini hanya akan terwujud dalam sistem Islam, pemerintahan Islam yang Kaffah dalam bingk Khilafah, bukan hanya kaum perempuan dan anak yang akan merasakan aman namun seluruh masyarakat pun akan merasakannya, karena sesungguhnya rasa aman adalah Fitrah yang ada dalam diri setiap individu.

Wallahualam bishowab

Artikel Lainnya

Jun 24 2024

Menuntut Ilmu

Apabila kita memperhatikan isi Al-Qur’an dan Al-Hadist, maka terdapatlah beberapa suruhan yang mewajibkan bagi setiap muslim baik...
Apr 15 2025

Kasus Pagar Laut, Bagaimana Pandangan Islam?

Oleh : Yova Meiliza Keberadaan pagar bambu yang membentang sejauh 30,16 kilometer di wilayah pesisir Tangerang masih menjadi perhatian....
Sep 05 2025

Reportase MTR Kamila : Mewujudkan Kemerdekaan Hakiki

Indonesia benarkah sudah merdeka? Pertanyaan sederhana dari ustadzah Irta Roshita sebagai narasumber di Majelis Taklim Kamila, Ahad, 24...
Sep 05 2025

Pasar Modern Multi Fungsi, Benarkah Demi Masyarakat Urban?

oleh : Ayin Harlis (Aktivis Muslimah Bekasi) Apa yang kita bayangkan bila seseorang menyebut pasar tradisional? Pedagang berjejalan, bau...
Aug 19 2024

Judi Online : Haram pun Bisa Jadi Halal

Oleh : Irta Roshita (Aktivis Muslimah Kota Bekasi) Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi menyerukan semangat kemerdekaan...
Sep 23 2024

Adab Menasehati

Oleh : Yova Meiliza Dalam hadits dari Tamim Ad Dariy radhiallahu’anhu, Rasulullah Saw bersabda:“Agama adalah nasehat”. Para sahabat...
May 13 2025

Kita Kira Kita Punya Waktu

Oleh : Yova Meiliza Kita kira kita punya waktu. Jadi dengan santai menunda waktu sholat dengan alasan tanggung mengerjakan tugas. Kita...
Jul 28 2024

4 Tujuan Utama Pernikahan dalam Islam

Pernikahan dalam pandangan islam bukan hanya bertujuan untuk menghalalkan hubungan seksual, walaupun memang itu menjadi salah satu...
Dec 14 2024

Seorang Mukmin Bukanlah Yang Suka Berkata Buruk

Oleh : Yova Meiliza Pernah tidak mendengar kata "anjaylah…" atau "anjir…" ? Mungkin pernah atau malah sering. Apa yang terbersit kalau...
May 13 2025

Kekuasaan :  Kesempatan Memperkaya Diri Dalam sistem Kapitalisme

Oleh : Irta Roshita (Aktivis Dakwah) Bukan hanya rumah yang di pagar, ternyata lautan yang begitu luasnya juga di pagari oleh oknum-oknum...
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments