Taat = Nggak Dapat Cobaan??

by | Feb 10, 2025 | Dakwah

Oleh : Yova Meiliza

“Ya Allah, aku sudah berusaha taat, solat tepat waktu, gak berprasangka buruk, bersikap baik tapi kenapa ujian-Mu datang terus-menerus?”

Ayo…siapa yang pernah berpikir seperti ini? Kita merasa sudah menjalankan semua kewajiban yang diperintahkan dan mengerjakan amalan soleh lainnya, tapi masih mempertanyakan Allah ketika ujian menghampiri. Apakah ketika kita sudah taat maka kita tidak akan mendapat ujian dan cobaan? Coba deh perhatikan firman Allah SWT ini :

اَحَسِبَ النَّاسُ اَنۡ يُّتۡرَكُوۡۤا اَنۡ يَّقُوۡلُوۡۤا اٰمَنَّا وَهُمۡ لَا يُفۡتَـنُوۡنَ

“Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, “Kami telah beriman,” dan mereka tidak diuji?” (QS. Al-Ankabut : 2)

Allah SWT menegaskan dalam Al-Qur’an bahwa Ia pasti akan menguji para hamba-Nya yang mengaku beriman. Orang-orang yang beriman pasti akan mendapat ujian dan cobaan dari Allah dan ujian itu bisa berupa kenikmatan ataupun berupa musibah. Apakah kita berpikir bahwa Allah itu tidak adil ketika kita merasa bahwa kita sudah taat namun mengapa cobaan datang terus-menerus, atau Allah itu ternyata bukan Maha Penyayang tapi yang suka menghukum? Astagfirullah…jangan sampai kita berburuk sangka terhadap Allah. Ujian dan cobaan yang kita dapatkan itu akan mendatangkan pahala yang sangat besar di sisi Allah SWT jika kita mampu menghadapinya dengan penuh kesabaran. Dan juga sebagai bukti penghambaan kita kepada Allah yang tidak hanya beribadah dan bersyukur ketika mendapat nikmat, namun juga ketika mendapat musibah dan cobaan.

Segala macam cobaan hidup yang Allah timpakan kepada umat-Nya pastilah terdapat hikmah dan keutamaan di dalamnya. Manusia saja yang terkadang tidak mengetahui apa yang terbaik bagi dirinya, ingin buru-buru mendapatkan hasil seperti yang diinginkannya. Padahal kalau kita yakin kepada Allah tanpa keraguan sedikitpun, apapun yang ditetapkan Allah kepada hamba-Nya pastilah kebaikan bagi hamba-Nya. Ujian yang Allah berikan bukanlah tanda Allah menghukum kita, tapi tanda bahwa Allah ingin meninggikan derajat kita. Karena semakin berat ujian yang ditimpakan kepada seorang hamba yang beriman akan menunjukkan kualitas keimanan hamba tersebut.

Dari Abu Hurairah ra, ia berkata, Rasulullah SAW. bersabda: “Barang siapa yang Allah kehendaki kebaikan untuknya maka Allah akan menimpakan musibah kepadanya.” (HR. Bukhari).

Terkadang ujian yang menimpa seorang hamba juga dapat untuk menghapus dosa-dosanya baik yang disadari maupun tidak, ataupun sebagai bentuk hukuman yang disegerakan bagi orang yang beriman atas kemaksiatan yang dilakukan dan belum bertaubat atas dosa-dosa itu sehingga tidak lagi mendapatkan hukuman atas dosa-dosa itu pada hari kiamat kelak. Dengan adanya ujian dan cobaan juga dapat menguatkan keimanan dan keyakinan kita pada Allah SWT.

Setelah mengetahui semua hal itu, maka sikap kita sebagai seorang Mukmin ketika ditimpa musibah dan ujian akan menyadari bahwa semua itu datang dari Allah SWT. Sehingga menerimanya dengan sabar, ikhlas, lapang dada dan selalu berprasangka baik kepada Allah Ta’ala. Bukan malah berburuk sangka pada Allah, menyalahi syariat-Nya dan segala takdir-Nya. Bukan juga menyebut-nyebut segala amalan yang telah dilakukan yang kita anggap banyak namun ternyata tidak bernilai apa-apa di sisi Allah. Tapi justru bersikap takut bahwa amalan kita belum tentu diterima dan hanya berharap ampunan dan rahmat Allah SWT atas amalan yang masih kurang dan dosa yang banyak. Semoga Allah SWT selalu menguatkan iman kita, memberikan kita ketabahan dan semangat dalam menjalaninya.

Wallahu a’lam bish shawab.

Artikel Lainnya

Aug 16 2025

Jalur Cepat Dapat Uang : Gadai SK

oleh : Irta Roshita (Aktivis Muslimah Bekasi) Hidup yang super cepat, orang mendapatkan semua dgn mudah dan cepat…kehidupan yang instan...
Jul 15 2025

Fantasi Amoral Berujung Bui

Oleh : Aryanti Budi (Aktivis Muslimah Bekasi)Dunia maya telah dikejutkan dengan terkuaknya grup Facebook bernama "Fantasi Sedarah", yang...
Sep 30 2024

Kabar Gembira untuk Orangtua

Diriwayatkan oleh Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu: أنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: إِذَا مَاتَ...
Mar 14 2026

Kebijakan musiman di Bulan Ramadhan, buah dari Sistem Sekularisme

Oleh: Rahmawati Ramadhan, bulan mulia yang selalu dinanti setiap tahunnya kini telah tiba. Banyakkalangan yang menyambut dengan suka cita....
May 13 2025

PREMANISME KIAN MARAK

Oleh : Najdah Nashita Alfajr (Aktivis Dakwah) Premanisme merupakan fenomena sosial yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat...
Dec 15 2024

Bermanfaat Bagi Orang Lain

Oleh : Yova Meiliza Manusia adalah mahluk sosial yang selalu berhubungan dengan orang lain dan tidak bisa sendiri. Dalam perjalanan hidup...
Aug 12 2025

Teror Debt Collector, Bentuk Kekerasan Struktural

Oleh : Aryanti Aprilia (Aktivis Muslimah Bekasi) Maraknya kebiasaan masyarakat yang konsumtif, sering kali menjadikan hutang sebagai...
Aug 19 2024

Judi Online : Haram pun Bisa Jadi Halal

Oleh : Irta Roshita (Aktivis Muslimah Kota Bekasi) Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi menyerukan semangat kemerdekaan...
May 13 2025

Kita Kira Kita Punya Waktu

Oleh : Yova Meiliza Kita kira kita punya waktu. Jadi dengan santai menunda waktu sholat dengan alasan tanggung mengerjakan tugas. Kita...
Aug 12 2025

Jalan Umum terbengkalai, Amanah Penguasa Dipertanyakan

Oleh : Estiningsih (Aktivis Muslimah Bekasi) Jalan bukan hanya sekedar sebuah rute lalu lalang orang berkendara atau melintas. Jalan...
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments