Adab Menasehati

by | Sep 23, 2024 | Dakwah

Oleh : Yova Meiliza

Dalam hadits dari Tamim Ad Dariy radhiallahu’anhu, Rasulullah Saw bersabda:
“Agama adalah nasehat”. Para sahabat bertanya: “Untuk siapa?”. Beliau menjawab: “Untuk Allah, kitab-Nya, Rasul-Nya, para pemimpin kaum muslimin dan umat muslim seluruhnya” (HR. Muslim, no. 55)

Agama Islam adalah agama nasihat. Semua landasan dalam agama Islam adalah nasihat. Dan seorang Muslim diperintahkan untuk saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran. Nasihat bertujuan untuk memberikan masukan yang baik dan dengannya tercipta hubungan silaturahmi dan persaudaraan yang kuat. Nasihat juga merupakan bentuk kepedulian dan kasih sayang seorang Muslim terhadap Muslim lainnya. Sehingga seseorang akan terhindar dan selamat dari perbuatan yang tidak baik dan merugikan.

Salah satu perkara yang termasuk dalam amar ma’ruf nahi mungkar adalah saling menasihati. Maksudnya adalah menasihati bisa mengajak seseorang untuk melakukan sesuatu yang mengandung kebaikan atau maslahat, baik untuk dirinya sendiri ataupun orang lain. Dan menasihati juga mampu mencegah orang lain dari perbuatan yang mengandung keburukan atau mudharat. Nasihat yang baik datang dari hati yang baik, sehingga nasihatnya tersampaikan dan menggerakkan hati orang lain untuk bertaubat dan kembali kepada jalan Allah SWT.

Namun ada beberapa adab yang harus diperhatikan dalam memberikan nasihat. Pertama, menasihati dengan niat yang ikhlas karena mengharap ridho Allah SWT, bukan karena ingin dipuji atau merasa lebih hebat. Suatu amal kebaikan tidak akan diterima jika tidak disertai dengan niat yang ikhlas. Kedua, harus benar dan sesuai dengan tuntunan agama. Tidak menasihati untuk melakukan kemaksiatan dan tidak memaksakan bila tidak mampu mengingkari kemungkaran dengan tangan sendiri. Ketiga, menasihati dengan lembut,beradab, santun, kata-kata yang baik walaupun yang meminta nasihat berada di posisi yang salah sehingga tidak merasa sedang memojokkannya.

Keempat, menasihati secara rahasia agar tujuan nasihat tercapai. Tidak di depan orang banyak yang bisa membuat orang yang dinasihati malu. Karena siapa yang menutupi aib atau cela orang lain, maka Allah akan menutup aibnya di dunia dan akhirat. Kelima, tabayyun atau cek dahulu kebenaran beritanya sebelum memberi nasihat. Jangan memberikan nasihat kepada seseorang berdasarkan kabar yang tidak jelas dan simpang siur. Keenam, jangan memaksa agar nasihat diterima. Karena seorang Muslim hanya berkewajban menyampaikan kebenaran, bukan memerintahkan untuk mengerjakannya. Ketujuh, mencari waktu yang tepat agar nasihat bisa diterima. Tidak disaat orang yang meminta nasihat sedang dalam kondisi marah, sedih atau emosi apapun yang bisa menghalanginya menerima masukan.

Allah SWT berfirman :

اُدْعُ اِلٰى سَبِيْلِ رَبِّكَ بِا لْحِكْمَةِ وَا لْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَا دِلْهُمْ بِا لَّتِيْ هِيَ اَحْسَنُ ۗ اِنَّ رَبَّكَ هُوَ اَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيْلِهٖ وَهُوَ اَعْلَمُ بِا لْمُهْتَدِيْنَ

“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui siapa yang mendapat petunjuk.”

(QS. An-Nahl 16 : 125)

Bijaksanalah dalam menasihati. Jangan tergesa-gesa dan memaksa orang lain untuk menerima nasihat kita. Menasihati karena didorong oleh rasa cinta kebaikan untuk saudara muslim lainnya, dan benci keburukan yang akan menimpanya. Berilah nasihat dengan memposisikan diri kita yang masih sama-sama belajar, insyaAllah nasihat yang kita berikan akan lebih efektif. Dengan memberi nasihat, maka sesungguhnya kita sedang memberikan hak saudara seiman untuk dinasehati. Maka jangan pernah bosan memberi nasehat dan peringatan kepada saudara kita. Wallahu A’lam

Artikel Lainnya

Dec 14 2024

Seorang Mukmin Bukanlah Yang Suka Berkata Buruk

Oleh : Yova Meiliza Pernah tidak mendengar kata "anjaylah…" atau "anjir…" ? Mungkin pernah atau malah sering. Apa yang terbersit kalau...
Mar 14 2026

Kapitalisme dan Rapuhnya Jaminan Pendidikan bagi Rakyat

oleh: Dewinda Pratiwi Peristiwa tragis yang menimpa seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Nusa Tenggara Timur menyentak...
Jun 12 2025

Menyikapi Makanan Halal Abal-Abal

Oleh : Rayhana Radhwa (Narasumber Majelis Taklim Kamila) Masyarakat sedang resah setelah heboh ayam Widuran yang tersohor di Solo ternyata...
Dec 15 2025

PERAN MUSLIMAH BERDAYA MEMBANGUN PERADABAN YANG KOKOH

Oleh : Lily Kirey (Aktivis Muslimah Bekasi) Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menghadiri pelantikan DPD Alisa Khadijah Ikatan...
Feb 10 2025

Urgensinya Junnah Bagi Pelindung Anak-anak Gaza

Oleh : Ayin Harlis (Aktivis Muslimah Bekasi) Kondisi anak-anak Gaza makin mengenaskan, satu anak tewas setiap jamnya dan dalam hampir 15...
Dec 15 2024

Rezeki Sudah Dijamin

Oleh : Yova Meiliza Ada orang bekerja yang harusnya dibayar 10 juta tapi hanya dibayar 5 juta. Sisanya Allah bayar melalui kesehatan,...
Jul 25 2024

4 Alasan Utama Laki-Laki Untuk Memilih Istri Sholehah

Di antara hal-hal yang membantu peran bapak dalam memberikan pendidikan yang baik kepada anaknya adalah istri sholehah yang mengerti akan...
Jun 12 2025

Kemiskinan Sekedar Angka? (Refleksi Standar BPS dan Bank Dunia)

oleh : Rayhana Radhwa (Narasumber Majelis Taklim Kamila) Bank Dunia merilis laporan bahwa penduduk miskin Indonesia mencapai 171,8 juta...
Jul 22 2024

Judi Online Merajalela, Hidup Makin Sengsara

Sejarah Judi di Indonesia Berdasarkan literatur dan informasi yang telah ditelusuri ternyata ditemukan bahwa judi sudah ada dari 4000...
Jul 15 2025

Maraknya Bangunan Liar, Dimana Negara?

Oleh : Irta Roshita (Aktivis Muslimah Bekasi) Tidak dapat dipungkiri bahwa hampir di setiap wilayah kota banyak terdapat bangunan liar...
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments