80 Tahun Kemerdekaan, Kesejahteraan Rakyat Dipertanyakan

by | Sep 5, 2025 | Gaya Hidup

oleh : Irta Roshita (Aktivis Muslimah Bekasi)

Ibarat manusia usia 80 tahun adalah usia yang sudah lanjut dan pastinya sudah banyak perubahan yang dilalui dalam masa hidupnya. Layaknya negeri ini usia 80 tahun seharusnya sudah menjadi negeri yang adil makmur dan sejahtera, negara yang maju dan berdaulat, namun faktanya berbeda jauh dari sebagaimana mestinya yg diharapkan .

Menyaksikan perayaan kemerdekaan tahun ini jauh dari kesan formal dan dari tahun ke tahun tampak jelas pula perayaan ini hanya sebatas seremonial belaka. Upacara 17 Agustus di istana negara hanya sebagai ajang tunjuk kebisaan berjoget dan bersenang-senang tanpa melihat penderitaan rakyat.

Penjajahan Model Baru
Memaknai merdeka artinya terlepas dari setiap belenggu yang mengikat, seperti penindasan baik fisik maupun mental yang menghalangi kebebasan bertindak dan berfikir, termasuk penjajahan, ketergantungan kepada orang lain, aturan yang menindas dan lain sebagainya.

Saat ini dikatakan bentuk penjajahan modern, sudah bukan penjajahan kolonial secara fisik, bentuk penjajahan modern berupa penguasaan negara atau kelompok yang terselubung melalui dominasi ideologi, ekonomi, politik dan budaya.

Penjajahan gaya baru dalam bidang ekonomi berupa negara maju mendominasi ekonomi global sehingga negara berkembang menjadi bergantung dalam perdagangan dan sumber daya alam.

Dalam budaya dan ideologi tersebar faham budaya asing. Seperti liberal, femninsime, transgender, sekuler dan faham-faham lainnya yang merusak cara pandang/ideologi umat Islam yang sesungguh berdasarkan kepada ideologi Islam. Dalam bidang politik masuknya sistem demokrasi yang menjadikan kedaulatan ditangan rakyat kekuasaan, penuh ditangan rakyat menghasilkan pemimpin rakyat yang menetapkan kebijakan sebagai standard hukum pengatur manusia dalam kehidupan.

Penjajahan fisik memang sudah tidak ada lagi, nyatanya penjajahan modern mengikuti perubahan zaman. Penjajahan melalui perundang-undangan dan perjanjian internasional yang terwujud. Inilah yang melegitimasi bahwa negeri kita sesungguhnya masih terjajah .

Sistem kapitalisme telah sempurna diterpkan di negeri ini oleh imperialisme global dengan visi material. Alhasil kebijakan yang rakus dan serakah adalah pesanan penjajah.

Porsi agama dalam kehidupan hampir ditiadakan. Faham kebebasan ditengah-tengah umat membajak potensi umat dan mengukuhkan sistem sekuler kapitalisme.

Beragam pemikiran dalam kehidupan menghasilkan istilah-istilah moderasi beragama, deradikalisasi, dialoq umat beragama dan sebagainya dibiarkan menjajah pemikiran umat. Akhirnya, umat Islam tidak bisa berfikir shohih, seakan-akan istilah ini adalah ramah dan tidak merusak, sedangkan pemikiran dalam pandangan Islam dianggap pemecah dan perusak persatuan.

Tampak jelas sudah bahwa kita masih terjajah, kemerdekaan seharusnya terpenuhinya kebutuhan rakyat. Esensinya Indonesia sepenuhnya belum merdeka. Penerapan sistem kapitalisme sekuler belum berpihak kepada Kesejahteraan Rakyat namun melayani kepentingan para kapitalis.

Membebaskan Umat
Sesungguhnya penjajahan benar-benar tidak akan berakhir selama masih tersebarnya paham kapitalisme ke seluruh penjuru dunia. Sejak daulah Turki Utsmani runtuh pada tahun 1924 penjajahan militer menjadi pilihan oleh negara-negara imperialis.

Saat ini walaupun kita sudah terlepas dari penjajahan fisik, namun masih saja tetap terjaga secara politik dan ekonomi. Penjajah memang sudah pergi tetapi mereka masih tetap bercokol dengan model penjajahan baru.

Perjuangan Baru

Seseorang atau masyarakat bisa dikatakan merdeka ketika bisa tunduk sepenuhnya kepada perintah dan larangan Allah, serta berlepas diri dari sistem yang membelenggu dirinya dengan menegakkan syariat Islam.

Tugas kita adalah melakukan perubahan. Diperlukan perjuangan baru untuk membebaskan umat dari penjajahan ideologi sekuler kapitalisme yakni dengan penerapan sistem Islam secara apa untuk mencapai kemerdekaan hakiki.

Ideologi Islam yang diemban oleh negara akan menjadikan negara adidaya, karena ideologi Islam adalah legalitas yang mendasar yang tidak akan menjadikan negara pembebek.

Wallahu ‘alam bishowab

Artikel Lainnya

Jun 15 2026

Radar yang Benar

#puisi Oleh: Qiqi Zakiya Safar yang lalu tak pernah mudahLahir dan batin bagai belati yang terasahApa itu gelisahKeluar lahiriyahpun tak...
Aug 12 2025

Teror Debt Collector, Bentuk Kekerasan Struktural

Oleh : Aryanti Aprilia (Aktivis Muslimah Bekasi) Maraknya kebiasaan masyarakat yang konsumtif, sering kali menjadikan hutang sebagai...
Feb 10 2025

Taat = Nggak Dapat Cobaan??

Oleh : Yova Meiliza “Ya Allah, aku sudah berusaha taat, solat tepat waktu, gak berprasangka buruk, bersikap baik tapi kenapa ujian-Mu...
Aug 19 2024

Judi Online : Haram pun Bisa Jadi Halal

Oleh : Irta Roshita (Aktivis Muslimah Kota Bekasi) Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi menyerukan semangat kemerdekaan...
Jun 15 2026

Tenaga Asing Masuk, Hak Rakyat Tergeser

oleh : Wiwin Winarti Pengantar Sebanyak 78 warga negara asing (WNA) diamankan dalam operasi pengawasan keimigrasian di kawasan Greenland...
May 13 2025

Kita Kira Kita Punya Waktu

Oleh : Yova Meiliza Kita kira kita punya waktu. Jadi dengan santai menunda waktu sholat dengan alasan tanggung mengerjakan tugas. Kita...
Dec 15 2025

Pesantren Bukan Sapi Perah Perekonomian Bangsa

Oleh : Hemalia Putri (Aktivis Muslimah Bekasi) Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia yang memiliki peranbesar...
Feb 06 2025

Kriminalitas Anak Meningkat, UU SPPA Tidak Berhasil

Oleh : Kartini Rosmalah D.K. (Dosen Ilmu Komunikasi) Kasus kriminalitas anak kini menjadi perhatian serius. Menurut data Direktorat...
Jul 06 2026

Pertamax Naik, Rakyat Tercekik, Siapa Yang Untung?

Oleh: Netta Sayyidah Kenaikan harga barang dirasakan betul oleh masyarakat, terlebih ketika pemerintah menaikan harga subsidi ...
Feb 10 2025

Ormas Kelola Tambang jadi Peluang atau Ancaman

Oleh : Irta Roshita (Aktivis Muslimah Bekasi) Ormas (Organisasi Masyarakat) keagamaan baru-baru ini ditawarkan mengelola Wilayah Izin...
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments