
#puisi
oleh: Qiqi Zakiya
Kabut awal masehi membawaku besama hening dibalut perih
Ku kira hari ini paling berat
Bukan, ku dengar ini akan berakhir
Seekorburung hantu membawa secarik surat
Menyebarkan berita dari antah berantah
Seperti di gedung sekolah empat asrama
Kau tahu itu artinya?
Burung hantu bukan merpati?
Bisakah burung hantu menggantikan merpati?
Kau tahu?
Kenyataannya,
“Toh tak ada beda.
Bagaikan panas bara api digantikan dingin bongkahan es dilemparkan tepat di depan dada.”
Jahat sekali kataku
Tapi tak sanggup terucap hanya menggerutu pelan
Siapa yang patut diseret di peradilan?
Aku? Kamu? Dia? Atau kita semua?
