Urgensinya Junnah Bagi Pelindung Anak-anak Gaza

by | Feb 10, 2025 | Gaya Hidup

Oleh :

Ayin Harlis (Aktivis Muslimah Bekasi)

Kondisi anak-anak Gaza makin mengenaskan, satu anak tewas setiap jamnya dan dalam hampir 15 bulan sebanyak 17.492 anak dilaporkan tewas. Pekan pertama tahun 2025, Unicef melaporkan terdapat 74 anak terbunuh karena serangan Israel di Gaza. Kekejaman tantara Israel masih berlanjut bahkan di area yang mereka sebut sebagai zona aman (voi.id, 9/1/25).

Selain serangan yang bertubi-tubi, anak-anak gaza juga berjuang melalui kondisi sanitasi yang buruk, sulitnya mendapatkan air dan makanan, minimnya fasilitas kesehatan. Ditambah lagi dengan kualitas hidup yang merosot di tengah kondisi perang, 6 bayi gaza meninggal akibat kedinginan (Kompas.id, 2/1/25).

Krisis kemanusiaan yang terjadi akibat perang ini tak membukakan pemimpin negara yang berbatasan dengan Palestina. Pemerintah Mesir dan Pemerintah Yordania sebagai negara tetangga tak berkutik terhadap serangan-serangan Israel ke masyarakat sipil Palestina. Batas-batas semu teritori atas nama nasionalisme membuat umat Islam di Palestina tak lagi berukhuwah dengan umat Islam di Mesir dan Yordania.

Setali tiga uang dengan negara lainnya di Timur Tengah. Sama-sama tutup mata. Palestina pun tak bisa berharap pada negeri-negeri muslim di seluruh dunia yang lainnya dengan alasan yang membuat mereka muak, nasionalisme.

Sistem pemerintahan demokrasi kapitalis telah meletakkan kekuasaan seakan-akan menjadi capaian tertinggi jabatan individu manusia. Jadilah perebutan posisi dalam politik praktis telah menyibukkan para pemimpin muslim. Nyawa umat Islam melayang di Palestina tak lagi berharga untuk diselamatkan daripada hilangnya suara dalam pemilu.

Masing-masing pemimpin muslim telah terlenakan dengan kekuasaan yang bahkan tidak menerapkan hukum Islam kepada rakyatnya. Tentu saja otomatis mereka tak kenal kata ukhuwah dan jihad. Ukhuwah Islamiyah yang dalam sejarahnya telah menyatukan umat Islam dari benua Afrika hingga ujung Asia Tenggara. Ukhuwah Islamiyah yang meletakkan nyawa seorang muslim lebih berharga daripada dunia dan seisinya. Jihad tak lagi menjadi gelora tantara muslim meraih kemuliaan akhirat. Jihad tak lagi menjadi pembela umat yang teraniaya. Jihad kini tertinggal dalam kitab-kitab kajian agama tanpa realisasi nyata.

Satu-satunya negara yang akan mengejawantahkan syariat Islam dalam realita adalah negara Khilafah. Negara Islam ini akan meletakkan jihad sebagai mahkota politik luar negeri. Sekali Khalifah berkata berangkat, maka moncong senjata pasukan akan tertuju pada Israel. Khilafah akan menjadi lawan yang seimbang bagi Israel dan para penyokongnya, terutama Amerika sebagai punggawa ideologi kapitalisme saat ini.

Khilafah akan menghapus sekat semu bernama nasionalisme dan berganti dengan ukhuwah Islamiyah yang mengeratkan persatuan umat Islam sedunia. Khilfah akan menjadi junnah, perisai bagi setiap jengkal tanah kaum muslimin yang terjajah, menjadi penyelamat bagi jiwa-jiwa yang teraniaya.

Kondisi umat Islam yang jauh dari kata ideal meniscayakan keberadaan kelompok dakwah yang akan memimpin perubahan dengan kesadaran hakiki. Kelompok dakwah yang tulus menginginkan penerapan syariat Islam harus berlandaskan pada Aqidah Islam. Landasan ini akan membangun pemikiran dan pemahaman utuh atas Islam sebagai millah, pandangan hidup yang membawa umat pada kemuliaan dunia dan akhirat.

Kelompok dakwah Islam penting untuk membina umat atas kesempurnaan Islam, mengenalkan Islam yang utuh di tengah-tengah masyarakat, dan mendorong penguasa menjadikan Islam sebagai panduan negara. Dengan begitu kebangkitan Islam tegak, Khilafah terbentuk dan Palestina hanya tunggu waktu untuk dimenangkan. Anak-anak Gaza tak akan lagi merana berganti senyum menyambut Cahaya.

Artikel Lainnya

Dec 15 2024

Rezeki Sudah Dijamin

Oleh : Yova Meiliza Ada orang bekerja yang harusnya dibayar 10 juta tapi hanya dibayar 5 juta. Sisanya Allah bayar melalui kesehatan,...
Dec 14 2024

Perempuan Kehilangan Rasa Aman Dalam Kehidupan Kapitalisme

Oleh : Irta Roshita (Aktivis Muslimah Bekasi) Hari ini kaum perempuan kehilangan rasa aman, kehidupan yang sekuler menjadikan kaum...
Jul 25 2024

3 Ciri Orang Yang Pandai Mengelola Keuangan

Artikel ini ditulis oleh : Yova Rasulullah SAW bersabda, “Tidak akan bergeser dua telapak kaki seorang hamba pada hari kiamat sampai dia...
Mar 14 2026

Standar Ganda Sertifikasi Halal

oleh: Kartini Rosmalah D.K. (Dosen Ilmu Komunikasi) Pada pertengahan Februari lalu atau tepatnya 19 Februari 2026, Indonesia bersepakat...
Nov 14 2025

​Alarm Merah LGBT: Negara Telah Abai

Oleh : Pitri Ayu (Aktivis Muslimah Bekasi) ​Isu Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) di Indonesia bukanlah sekadar topik...
Jun 24 2024

Menuntut Ilmu

Apabila kita memperhatikan isi Al-Qur’an dan Al-Hadist, maka terdapatlah beberapa suruhan yang mewajibkan bagi setiap muslim baik...
Jul 15 2025

Maraknya Bangunan Liar, Dimana Negara?

Oleh : Irta Roshita (Aktivis Muslimah Bekasi) Tidak dapat dipungkiri bahwa hampir di setiap wilayah kota banyak terdapat bangunan liar...
Sep 05 2025

One Piece dan Suara Ketidakadilan

Oleh : Kartini Rosmalah D.K. (Dosen Ilmu Komunikasi, Unisma Bekasi) Tak terasa sudah 80 tahun Indonesia merdeka. Kibaran bendera berjejer...
Feb 09 2026

Satu Bulan Bencana, Keselamatan Rakyat Masih Taruhan

Oleh: Yova Meiliza Bencana besar yang menghantam tiga provinsi di Sumatera sudah berjalan selama lebih dari satu bulan sejak kejadian...
Jun 25 2024

Modal Dasar Menjadi Orang Tua

Pertanyaan dalam judul di atas sangat menggelitik dan membuat saya bercermin untuk menjawab pertanyaan itu. Siap nggak ya saya menjadi...
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments